Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juni 2011

First Love Never Die

Ada seorang gadis yang telah menemukan cinta pertamanya. Ia jatuh cinta  di sekolah menengah pertama. Cowo itu sangat mempesona baginya iya selalu memperoleh informasi tentang cowo itu hingga suatu saat iya berhasil mendapatkan perhatian yang lebih dari cowo itu Dan ia sangat bahagia.

Rachel, ia adalah gadis yang sangat beruntung, karena ia berhasil memikat dan mendapatkan cinta yang dia impikan. Cowo idaman yang ia harapkan yaitu Edward datang menghampirinya dengan membawa perasaan yang sama. Mereka saling menyukai dan mencintai, mereka sangat serasi dan sensasional.
                
                  Akhirnya, suatu suatu hari Edward menghampiri Rachel dan menyatakan perasaanya. Dengan tersipu malu, jantung berdebar cepat dan terombang-ambing seakan melayang ke awan, Rachel segera menerima Edward, Edward pun sangat senang dan ingin memeluk Rachel.

 Setelah beberapa hari dan minggu berlalu, mereka lalui bersama, akhirnya tiba saat anniversary 1st month. Untuk menyiapkan hari itu Rachel dan Edward sama-sama ingin membuat kejutan special. Rachel membuat bekal yang akan dibawanya ke sekolah untuk makan bersama Edward. Edward pun telah membeli hadiah untuk Rachel. Mereka sangat romantis. Dan pada anniversary itu, mereka makan bersama dan Edward memberikan hadiahnya yaitu kotak musik pada Rachel. Mereka saling mengucapkan kalimat “ I LOVE YOU”, kalimat yang sering mereka ucapkan di sms tetapi tidak melalui telepon ataupun empat mata tetapi anniversary ini telah memberanikan mereka untuk mengucapkan kalimat itu secara langsung.

 Satu bulan berlalu, mereka makin akrab dan mesra, mereka juga tambah saling menyayangi dan mengerti satu sama lain. Kata-kata manis pun telah terurai dari bibir mereka untuk cinta pertama itu. Tetapi suatu saat  kesetian mereka diuji. Rachel terbakar cemburu oleh tingkah Edward yang makin cool dan mempesona, begitu banyak gadis-gadis yang tak lain teman-teman Rachel sendiri mendekati Edward. Seolah olah posisi Rachel sebagai pacar Edward saat itu terancam dan sangat gelisah. Rachel begitu takut jika Edward pergi dari sisinya.

Jessi, ia adalah gadis yang menjadi saingan Rachel yang tak lain temannya sendiri. Rachel merasa Jessi lebih perfect jadi dengan kehadiran Jessi, ia merasa tersaing. Rachel terus berjaga-jaga agar Edward tidak jatuh ke tangan Jessi. Tetapi yang bikin Rachel kesal, tingkah Edward yang menjadi sombong dan cuek padanya, seolah-olah Rachel adalah gadis bodoh yang takut kehilangan Edward.

Sayangnya, Rachel memang tidak bodoh. Rachel berubah pikiran. Ia akan tetap mempertahankan Edward sebagai Fisrt lovenya tetapi dengan caranya yaitu membalikan Edward.

Rachel dan Edward putus, setelah sebulan jadian. Mereka tidak cukup setia untuk hal itu. Rachel sangat sedih dan Edward terlihat santai. Tak ada lagi yang sms atau menelpon Rachel, tak ada lagi janji dan kata-kata manis yang terurai. Yang paling mengejutkan dan membuat Rachel sangat sakit hati adalah mendengar bahwa Edward dan Jessi jadian, tetapi Rachel tidak menampakan hal itu.

Pertemuan di sekolah. Mereka yang selalu bersama kini terpisah seperti bermusuhan. Teman-teman mereka sangat heran dan bertanya-tanya apa yang telah terjadi. Mereka tidak angkat bicara  untuk hal itu karena mereka masih saling cinta. Jessi yang di mabuk asamara pun angkat bicara tentang hal ini. Ya, sangat menyakitkan bagi Rachel.

Jessi dulunya teman yang baik Rachel tetapi semenjak kejadian itu mereka seperti bermusuhan. Kenapa tidak, Rachel selalu curhat pada Jessi, tapi ternyata Jessi menyerang dari belakang. Rachel selalu menyemangatkan Jessi saat jatuh dan mengakui kelebihan Jessi darinya. Begitu juga dengan Edward, Rachel berlahan menjauhi dan mencoba melupakan Edward. Tak ada alasan yang tepat mengapa mereka putus, saat itu mereka langsung hilang kontak tetapi semakin Rachel mencoba melupakan Edward, Rachel merasa Edward makin dekat dan nyata, Rachel susah melupakan Edward. Ternyata Edward juga melakukan hal yang sama dengan dengan Rachel dan ada istilah      “frist love never die” hal itu yang terjadi pada mereka dan kekuatan cinta mereka mampu menaklukkan ujian itu.

Setelah seminggu seperti ini, akhirnya Edward memutuskan untuk memutuskan Jessi dan balikan dengan Rachel. Jessi sangat sakit hati dan membenci mereka berdua. Tetapi lama kelamaan Jessi berubah dan menyadari akan hal itu. Jessi minta maaf dan berusaha lebih baik untuk tidak merebut pacar teman sendiri. Setelah itu Jessi dan Rachel kembali menjadi teman bahkan mereka sudah seperti saudara dan Edward pun menjadi sahabat dengan Jessi.

                Edward sama sekali tidak mencintai Jessi melainkan hanya mencari sensasi bersama Jessi. Edward telah mengambil jalan yang salah tetapi semua telah kembali karena kekuatan cinta mereka. Akhirnya, Edward dan Rachel saling memiliki kembali dan Jessi menjadi sahabat mereka.

Cinta yang dimiliki mereka adalah keajaiban cinta pertama          “first love” yang takkan pernah mati dan takkan pernah dilupakan. Dan cinta pertama adalah sejarah yang takkan terganti dan cinta yang abadi adalah cinta terakhir “endless love”.

Sabtu, 21 Mei 2011

The Love Story

          Saat itu, saat aku menyesuaikan diri di kota baru tempat aku pindah yang sangat asing bagiku. Dimana aku memulai sebuah cerita cinta dan belajar mengenal cinta dalam hidupku. Waktu itu saat pertama ada di sekolah, aku masih polos dan belum berani berbicara tentang cinta. Sehingga cinta yang datang pun selalu kuabaikan. Seorang cowok, kakak kelas dan seorang teman. Aku merasa biasa saat Ia menyatakan cintanya padaku. Dan aku menolaknya, tapi lama kelamaan, menjelang kelulusan yang berarti kita akan berpisah, saat itulah aku baru mulai jatuh cinta padanya. Tapi sayang semua sudah terlambat karena kecuekan dan kepolosanku dulu.


            Dan ternyata saat itu ada seseorang yang sangat mengagumiku. Ia temanku sendiri. Tak ada yang menarik dalam dirinya dan tak ada yang begitu membuatnya special, aku terpaksa menerimanya saat Ia menyatakan cinta padaku. Maaf itu semua karena teman-temanku terlalu banyak memihak padanya. Dan dia bertingkah bukan layaknya pacar malahan Ia bertingkah seperti papaku dan aku anaknya. Karena Ia selalu saja membayarkan apa yang kumau. Aku tidak bisa mencintainya dan menaruh harapan padanya, aku tidak begitu nyaman disisinya.

            Dia baik dan seorang yang kaya, dan membuatnya menjadi sombong. Yang akan melakukan apa saja dengan uangnya agar mendapatkan apa yang dia mau termasuk cinta. Pupuslah harapan. Sebelum dia terlalu sakit dan terlarut, aku memutuskan untuk memutuskannya karena sama sekali tidak meyukainya kecuali sebatas teman.

            Meskipun aku sudah menyatakan putus, masih banyak teman-teman yang selalu betanya tentang hubunganku dengan dia. Sehingga gossip-gosip yang hangat diperbincangkan pun menjadi layak dibicarakan. Dan membuatku bingung harus berkata apa?

            Akhirnya hari demi hari berlalu dan beberapa bulan kemudian.. aku menemukan cinta yang baru, yang benar-benar kucintai. Meski kutau dia sempat menjadi milik temanku. Entah rasa cemburu dan tak enak hati menghantuiku karena aku mencintai mantan temanku. Tetapi sudahlah, kurasa itu bukan menjadi masalah baginya. Dan aku pun terus mencintai dia dan berharap banyak. Kami juga sangat lengket. Saat-saat itu merupakan saat-saat yang paling indah ku berada ditempat batu ini.

            Selang berbulan-bulan kami bersama, kemesraan terajut diantara kami dan sebuah benda yang selalu ku simpan. Entah sampai kapan kami akan selalu setia tapi kami sangat saling mencintai satu sama lain.

            Anniversary 6th month. Tepat setengah tahun kami bersama. Sebagai pacar layaknya seorang istri, aku mebuat bekal special untuknya pada saat anniversary itu. Membawakannya ke sekolah dan menemaninya sarapan. Aku pun sangat senang dan berharap akan bahagia dengannya selamanya.

            Telah banyak suka duka dan pengorbanan yang telah mewarnai hubungan kita selama 6 bulan bersama. Putus nyambung pun tak Cuma sekali terjadi, cemburu kian melanda sampai akhirnya, semua tak bisa dipertahankan lagi.

            Dua cinta dalam satu hati. Entah apa yang ada dipikiran kekaksihku yang sangat ku sayangi, hingga membuat dia berpaling dariku, mungkin saja Ia selingkuh ataupun telah bosan bersama. Aku pun tak pernah tahu. Dia menghianati ketulusan cintaku.

            Tiga hari setelah anniversary 6th month kami. Usailah kemesraan kami, kami pun putus semua itu karena seorang teman cewek yang berhasil mengalihkan hati kekasihku yang berusah menghancurkan hubunganku, mungkin Ia berkata tidak tetapi itu sudah sangat nyata kalau ia menginginkan kehancuran hubungan kami. Dan kini kuputuskan siap dan aku rela meski ku hancur. Aku melepaskannya dan berusaha melupakan semua tentang dia. Karena ku tahu tak mungkin bisa jika terus menjalani dua cinta satu dalam hati itu. Tak bisa bila hati ini dipaksakan untuk terus bersatu. Biarkanlah aku yang mengerti, yang mengalah dan mengakhiri kebahagiaanku bersamanya.

            Cinta tak harus memiliki, cinta adalah sebuah pengorbanan. Karena salah satu dari kita pasti ada yang terluka, biarlah aku yang terluka. Karena kurasa ini memang sudah cukup, tak bisa k uterus bersama dan mempertahankan cinta yang telah terbagi. Setidaknya melihatnya bahagia aku bisa tersenyum karenanya entah aku merasa sakit atau turt berbahagia dan ketika Ia bersedih itu bukan karena ku lagi yang tak ingin menyakitinya lebih dalam.

            Ya. Aku hancur saat itu bahkan aku marah dengan emosi yang sangat membara. Tapi ini kepurusanku yang tak akan ku sesali dan semua akan berlalu seiring waktu berjalan. Yeah.. aku berhasil move on dalam waktu satu bulan, mesiki bayangnya masih selalu menghantuiku dan benih cintaku mungkin masih bisa tumbuh karena ku tau, ia mempunyai janji padaku yang tidak akan ia ingkari.

            Cukup berhenti berharap. Keep move on. Tak ada air mata lagi. Aku berhasil melupakan dia. Benar-benar berhasil, dan karenanya aku mampu menyadari dan mengenal juga mengerti apa itu cinta. Aku belajar banyak darinya. Meski ia lebih muda dariku tetapi ia lebih dewasa dariku. Thanks

Selasa, 25 Januari 2011

TRAGEDI PULANG SEKOLAH (ya.. ini agak lebay. Bukan agak tapi sangat lebay :D)

Suatu saat, aku berada ditengah kesunyian, aku merasa orang-orang disekitarku pergi menjauh dariku. Aku tidak mengetahui apa salahku. Sampai suatu saat aku membayangkan sesuatu yang menimpa diriku dan itu adalah hal yang buruk. Aku berusaha untuk menghilangkan pikiran itu dari otakku. Tapi mengapa seperti bayang-bayang kesunyian itu selalu menghantuiku, hingga aku selalu terpuruk dan terpojok rasanya aku terkucil oleh teman-temanku dan dibenci dengan orang yang ku sayang. Aku begini karena ku takut kehilangan mereka. Aku salah dan selalu salah di mata mereka. Sesekali kuberpikir lagi bahwa ini hanya sebuah perasaan tapi mengapa ini begitu nyata ?
Tiba saatnya ku melupakan hal itu dan kembali membangkitkan semangatku dengan ambisi mimpi-mimpiku dan suatu pencapaian yang kubanggakan dan kurindukan. Ya, aku berhasil tertawa lagi, walau keadaan itu membuatku ragu dengan diriku, seperti bukanlah aku. Tapi dengan begitu aku merasa lebih nyaman. Sampai sekarang pun aku tetap tersenyum walau hatiku diselimuti Tanya. Aku berpikir dengan tersenyum orang disekitarku merasa aku baik-baik saja. Karena aku hanya takut membuat mereka cemas.
Aku berlalu dengan cepat. Tak lama mimpi buruk itu datang lagi. Sebuah mobil truk yang besar melaju dengan kencang mengarah padaku. Saat itu aku bersama dengan teman-temanku, aku tak tahu apa yang terjadi, rasanya begitu ajaib. Mengapa ini terjadi? Dengan cepat truk itu berhenti tepat disampingku. Sedikit lagi dan hampir saja aku mati sia-sia. Bukan hanya aku tetapi temanku juga bahkan mungkin mereka akan lebih parah dariku. Jika itu terjadi, aku sangat menyesalinya. Mengapa saat truk itu melaju dengan cepat dari kejauhan aku tidak menghindar dan menyelamatkan teman-temanku?
Aku membayangkan hal ini nyata. Dan sekarang tinggal tubuhku yang terkujur kaku didalam peti. Aku bertanya, apakah ada yang kehilanganku saat itu ? adakah yang merindukanku nanti? Adakah yang peduli padaku? Adakah yang tetap mengingatku? Adakah yang menganggapku berarti selama ku ada? Apakah dia seseorang yang kuharapkan? Ya. Aku rasa begitu. Aku merasa sepi disaat itu, aku merasa dijauhi dan dibenci tapi ternyata mereka hanya takut kehilanganku. Tapi mereka malah berpikir bahwa aku yang menjauh dari mereka. Jujur aku sangat senang bisa mengenal mereka. Dan disaat ku mati, ku membayangkan bukan hanya satu atau dua orang yang datang melihat jasadku. Tetapi sungguh ku membayangkan dan mengharapkan semua orang yang ku kenal dan mengenalku datang padaku. Benar. Jika itu terjadi betapa beruntungnya aku mempunyai mereka. Mengapa aku tidak menyadari kehadiran mereka saat aku masih hidup?
Ya, nyatanya aku masih hidup dan sedang menulis cerita ini. Berarti Tuhan masih sayang dan selalu sayang padaku hingga Ia memberikan kesempatan kedua padaku untuk menyukuri teman, keluarga, guru, musuh, pacar, saingan, sahabat, dan siapa pun yang berada di sekitarku. Ternyata didunia ini aku tidak sendiri aku punya kalian, aku butuh kalian, aku takut kehilangan kalian. So saat kalian merindukan atau membutuhkanku, datanglah, hampirilah aku ! karena melalui kalian aku merasa sangat berarti.

Nb : ini kisah nyata ! yang ku alami bersama Madeline, Michelle, Novita, Ella, Cicilia dan Winda. Hehe* nyatanya hanya dibagian truk. Yang lainnya itu hanya sebuah perasaan. Um.. thanks ya! Sudah mau kenal sama aku ! dan mau jadi temanku selama ini.(wah.. beruntungnya mi sa di’ ! hehe) um.. satu lagi, maaf kalau ini terlalu lebay :D saya harap saya tidak punya musuh ! dan berteman selamanya dengan kalian!